Efek Rumah Kaca - Desember

Selalu ada yang bernyanyi dan berelegi
Dibalik awan hitam
Smoga ada yang menerangi sisi gelap ini,
Menanti..
Seperti pelangi setia menunggu hujan reda

Aku selalu suka sehabis hujan di bulan desember,
Di bulan desember

Sampai nanti ketika hujan tak lagi
Meneteskan duka meretas luka
Sampai hujan memulihkan luka

------------------------------------------------------
Udah pada tau donk yah lagu yang satu ini?

Efek Rumah Kaca menulis lagu pop bernuansa akustik yang anggun dan manis.

Hujan dan pelangi menjadi metafor akan kesetiaan.

Yapp...sebuah karya berjudul “Desember”.

Gue inget lagu ini karena sekarang ini adalah bulan Desember dan biasanya bulan ini adalah musim penghujan (padahal hujan lagi gak menentu nih!)

Hujan sekarang ini ga menentu mungkin karena adanya pergeseran musim ato apalah. Yang jelas kita tetep butuh hujan untuk memenuhi kebutuhan air sebagai penunjang kelangsungan hidup kita. Iya ga? Iya dongg! Haha

Oleh karena itu mari kita cintai, kita rawat, jaga, dan perbaiki alam kita, selagi kerusakan yang ada masih bisa kita ditanggulangi dan belum menimbulkan bencana yang lebih parah lagi. Sip yah!

Tentang band

Oke, kita bahas sedikit mengenai band ini.

ERK atau Efek Rumah Kaca adalah grup musik indie yang berasal dari Jakarta dan terbentuk pada tahun 2001. Terdiri dari Cholil Mahmud (vokal, gitar), Adrian Yunan Faisal (vokal latar, bass) dan Akbar Bagus Sudibyo (drum, vokal latar).

Lagu-lagu mereka yang banyak menyentuh dan memotret zaman dan keadaan sosial masyaraka, dan merekam kejadian sehari-hari di sekitar kita. Dimana kita mungkin tidak menyadarinya, hanya menjadi “penonton”, atau terlibat di dalamnya. Lalu, mereka berbagi cerita (maupun sikap dan gagasan) dengan khalayak luas memalui lagu.

Band ini sering kali mengangkat aneka tema pada format musik pop, mulai dari gaya hidup, sosial-budaya, lingkungan, psikologi, politik, hukum, dan sebagainya.

Sampai sekarang, band ini sudah mengeluarkan dua buah album studio, yaitu Efek Rumah Kaca pada tahun 2007 dan Kamar Gelap pada tahun 2008.

Dan band ini merupakan spesialis pengguna lirik-lirik puitis dalam lagunya. Inilah yang menjadikan ciri khas band ini dari pada band-band kebanyakan. << sotoy! Haha

Dari lirik-lirik yang ditulis kelihatan kalau band ini kritis and tentunya cerdas dalam pemilihan tema lagu. Menurut gue band seperti inilah yang layak kita resonansikan ke publik luas dan seharusnya banyak diekspos oleh media-media musik Indonesia supaya bisa dijadikan acuan.

Efek Rumah Kaca juga seharusnya tidak dianggap sebagai tamparan di muka, tapi lebih kepada tepakan di pundak band-band pop masa kini untuk mencoba lebih keras (dan cerdas tentunya!).

Dan sekedar info aja, ERK ini menjadi salah satu grup musik favorit saya. He he he

Salut deh buat ERK! Sukses selalu kawan dan tetap berkarya! :D


Berbagai sumber.

0 komentar:

Poskan Komentar